Postmodernisme dan Pendidikan Agama: Membedah Tantangan Post-Truth dalam Kurikulum Pendidikan Islam
Kata Kunci:
Pendidikan Islam , Postmodernisme, Post-Truth, Epistemologi Islam, Kurikulum Integratif, Literasi DigitalAbstrak
Artikel ini mengkaji tantangan pendidikan Islam dalam konteks menguatnya paradigma filsafat postmodernisme dan fenomena sosial post-truth yang ditandai oleh relativisme kebenaran, krisis otoritas ilmu, serta dominasi media digital. Pergeseran tersebut berdampak pada pendidikan Islam, khususnya dalam aspek epistemologi, kurikulum, dan peran kelembagaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis filosofis dan kritis terhadap literatur terkait postmodernisme, epistemologi Islam, post-truth, dan pendidikan di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menghadapi dilema antara mempertahankan kebenaran normatif wahyu dan merespons relativisme sosial-digital. Kurikulum yang masih bersifat normatif-transmisif juga kurang responsif terhadap perubahan tersebut, sehingga berimplikasi pada lemahnya kemampuan berpikir kritis dan literasi epistemik peserta didik. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis epistemologi bayani, burhani, dan irfani dengan konsep literasi epistemik untuk merespons tantangan post-truth dalam pendidikan Islam. Kerangka ini diarahkan pada penguatan kemampuan peserta didik dalam memverifikasi informasi, berpikir kritis, dan tetap berlandaskan nilai wahyu serta moral-spiritual. Selain itu, lembaga pendidikan Islam diposisikan sebagai institusi yang berperan dalam memproduksi, memverifikasi, dan mengarahkan pengetahuan keislaman di ruang digital. Dengan demikian, rekonstruksi epistemologi, kurikulum, dan kelembagaan menjadi penting agar pendidikan Islam tetap relevan di era post-truth.
Referensi
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. Konsep Pendidikan dalam Islam. 4 ed. Mizan, 1992.
Attas, Syed Muhammad Naguib al-. Prolegomena to the Metaphysics of Islām: An Exposition of the Fundamental Elements of the Worldview of Islām. International Institute of Islamic Thought and Civilization, 1995.
Barker, Chris. Cultural Studies: Theory and Practice. SAGE Publications, 2007.
Baudrillard, Jean. Simulacra and Simulation. Body, in theory. University of Michigan Press, 1994.
Bauman, Zygmunt. Postmodernity and Its Discontents. NYU Press, 1997.
Brookfield, Stephen D. Teaching for Critical Thinking: Tools and Techniques to Help Students Question Their Assumptions. Jossey-Bass higher and adult education series. Wiley, 2011.
Chinn, Clark A., Sarit Barzilai, dan Ravit Golan Duncan. “Education for a ‘Post-Truth’ World: New Directions for Research and Practice.” Educational Researcher 50, no. 1 (2021): 51–60. https://doi.org/10.3102/0013189X20940683.
Derrida, Jacques. Writing and Difference. Diterjemahkan oleh Alan Bass. University of Chicago Press, 1978.
Evanirosa. Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research). Media Sains Indonesia, 2020.
Firdaus, Firdaus. “Postmodernisme dalam Perspektif Islam.” Jurnal Al-Ilmi 6, no. 1 (2025): 78–85. https://doi.org/10.47435/al-ilmi.v6i1.3578.
Foucault, Michel, dan Colin Gordon. Power/knowledge: Selected Interviews and Other Writings, 1972-1977. Pantheon Books, 1980.
Grant, Maria J., dan Andrew Booth. “A typology of reviews: an analysis of 14 review types and associated methodologies.” Health Information & Libraries Journal 26, no. 2 (2009): 91–108. https://doi.org/10.1111/j.1471-1842.2009.00848.x.
Hadikusuma, Wira. “Epistemologi Bayani, Irfani dan Burhani Al-Jabiri dan Relevansinya Bagi Studi Agama Untuk Resolusi Konflik dan Peacebuilding.” Jurnal Ilmiah Syi’ar 18, no. 1 (2018).
Jabiri, Muhammad Abid. Binyat Al-Aql Al-Arabi Dirasah Tahliliyah Naqdiyah Li-Nuzum Al-Ma Rifah Fi Al-Thaqafah Al-Arabiyah [The structure of Arab reason]. Beirut. Markaz Dirasat Al-Wahdah Al- Arabiyah, 1991.
Kemendikbudristek. “Kurikulum Merdeka.” Dokumen Kebijakan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.
Keyes, Ralph. The Post-Truth Era: Dishonesty and Deception in Contemporary Life. St. Martin’s Publishing Group, 2004. https://books.google.co.id/books?id=f0Kvm3KObXoC.
Krippendorff, Klaus. Analisis Isi: Pengantar Teori dan Metodologi. Rajawali Press, 2019.
Lacković, Nataša. “Thinking with Digital Images in the Post-Truth Era: A Method in Critical Media Literacy.” Postdigital Science and Education 2, no. 2 (2020): 442–62. https://doi.org/10.1007/s42438-019-00099-y.
Lyotard, Jean-François. The Postmodern Condition: A Report on Knowledge. Theory and history of literature. University of Minnesota Press, 1984.
M. Amin Abdullah. Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Pendekatan Integratif-Interkonektif. Pustaka Pelajar, 2010.
McCaw, Christopher T., Mary Ryan, dan Jo Lunn Brownlee. “Educators, epistemic reflexivity and post-truth conditions.” Journal of Educational Change 25, no. 3 (2024): 455–84. https://doi.org/10.1007/s10833-023-09499-1.
McIntyre, Lee. Post-Truth. The MIT Press Essential Knowledge series. MIT Press, 2018.
Nichols, Tom. Matinya Kepakaran. Kepustakaan Populer Gramedia, 2018.
Oxford Dictionaries. “Post-truth.” Dalam Word of the year 2016. Oxford University Press, 2016.
Prasetyo, Widodo. “Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Era Disrupsi Digital: Model IAT-PAI Berbasis Kebutuhan dan Kurikulum Berbasis Cinta.” Articles. Tuladha: Jurnal Pendidikan Agama Islam 1, no. 1 (2026): 99–106.
Print, Murray. Curriculum Development and Design. Allen & Unwin, 1993.
Said, Khaeruddin, Muhammad Musfiatul Wardi, Baiq Ida Astini, dan Mardiyah Hayati. “Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Islam di Era Digital: Kajian Literatur Terhadap Integrasi Ilmu dan Teknologi.” Ibtida’iy: Jurnal Prodi PGMI 11, no. 1 (2026): 146–55. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/ibtidaiy.v11i1.39226.
Sanjaya, Wina. Kurikulum Dan Pembelajaran (Teori & Praktek KTSP). Kencana, 2015.
Setiawan, Johan, dan Ajat Sudrajat. “Pemikiran Postmodernisme dan Pandangannya terhadap Ilmu Pengetahuan.” Jurnal Filsafat 28, no. 1 (2018): 25. https://doi.org/10.22146/jf.33296.
Snyder, Hannah. “Literature review as a research methodology: An overview and guidelines.” Journal of Business Research 104 (2019): 333–39. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039.
Sukmadinata, Nana Syaodih. Pengembangan kurikulum: teori dan praktik. Remaja Rosdakarya, 2012.
Syamsuddin, A. M. Filsafat Pendidikan Islam: Rekonstruksi Paradigma Keilmuan di Era Disrupsi. LKiS, 2020.
Tilaar, H. A. R. Kekuasaan dan pendidikan: manajemen pendidikan nasional dalam pusaran kekuasaan. Rineka Cipta, 2009.
Usdarisman, Hendrayadi, Devi Syukri Azhari, dan Abdul Basit. “Pengertian dan konsep dasar kurikulum dalam berbagai perspektif.” Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) 7, no. 3 (2024): 7578–86. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i3.29784.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Taufiq, Ishomuddin, dan Khozin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
