Quo Vadis Pendidikan Agama Islam: Peluang dan Tantangan Pembelajaran PAI di Era Generasi Digital Native
Kata Kunci:
Pendidikan Agama Islam, Generasi Digital Native, Kesenjangan DigitalAbstrak
Generasi Digital Native, yang mencakup Generasi Z dan Milenial, tumbuh dalam lingkungan yang bercirikan akses instan terhadap teknologi dan informasi digital, sehingga menghadirkan paradigma baru dalam dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang yang dapat dimanfaatkan serta tantangan yang dihadapi oleh pembelajaran PAI dalam merespons karakteristik khas generasi digital native. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui analisis kritis terhadap berbagai referensi dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran personal, fleksibilitas dalam waktu dan ruang belajar, serta akses luas terhadap sumber belajar daring (online) merupakan peluang utama dalam mengembangkan pembelajaran PAI. Namun demikian, tantangan signifikan juga muncul, terutama terkait dengan maraknya penyebaran informasi keagamaan yang keliru (hoaks), rendahnya literasi digital, serta potensi penurunan kualitas interaksi sosial-emosional peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran PAI perlu bertransformasi dari pendekatan indoktrinatif menuju model pembelajaran PAI integratif yang menggabungkan prinsip-prinsip Islam, teknologi, dan keteladanan. Transformasi ini diharapkan dapat menciptakan pembelajaran PAI yang efektif, kontekstual, dan transformatif, sehingga menghasilkan peserta didik yang memiliki pemahaman Islam yang moderat, literasi digital yang baik, serta ketakwaan digital yang berkelanjutan.
Referensi
Abadi, Husnu. Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2020.
Adam, Muhammad. Pengembangan Pembelajaran PAI Di Era Digital. Bandung: Amerta Media, 2020.
Anwariyah, Lulu, and Nur Ali Yasin. “Transformasi Pembelajaran Di Era Digital : Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Yang Inovatif.” Jurnal Kajian Dan Inovasi Ilmu 1, no. 1 (2025): 18–26. https://doi.org/https://doi.org/10.64123/jkii.v1.i1.4.
Badariah, Putri Pujianti Nuri, and Syarbaini Saleh. “Criticism of Digital Native Students in Responding to Local Digital Democracy: Kritikalitas Mahasiswa Digital Native Dalam Menyikapi Demokrasi Digital Lokal.” Indonesian Journal of Innovation Studies 26, no. 3 (2025): 1–12.
Corpuz, Jeff Clyde G. “Adapting to the Culture of ‘New Normal’: An Emerging Response to Covid-19.” Journal of Public Health 43, no. 2 (2021): 344–45.
Daniyarti, Wiwi Dwi, Bima Fandi Asy’arie, Siti Khomsiyati, Refiyana Yolanda, and Ananda Nova Saraswati. “Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Pemanfaatan Aplikasi Tik-Tok Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Di SMP Negeri 1 Malang.” Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan 08, no. 02 (2024): 85–105. https://doi.org/https://doi.org/10.32332/tarbawiyah.v8i2.9769.
Farissa, Dyah, and Budi Haryanto. “Tantangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10, no. 03 (2025): 200–225.
Haidar, Ghani Ahmad, and Hikmah Maulani. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membina Karakter Siswa Di Era Digital.” IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 1 (2025): 234–41.
Hastomo, Aldila Siddiq. “Efektivitas Media Pembelajaran E-Learning Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Di SMA Negeri 1 Yogyakarta.” UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2014. ttp://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/11217.
Huda, Miftachul, Muhamad Arif, Mohamad Marzuqi Abdul Rahim, and Muhammad Anshari. “Islamic Religious Education Learning Media in the Technology Era : A Systematic Literature Review.” At-Tadzkir: Islamic Education Journa 3, no. 2 (2024): 83–103. https://doi.org/https://doi.org/10.59373/attadzkir.v3i2.62.
Irshandi, Muhammad Marcel. “Overcoming Challenges in P5 Implementation : Teachers’ Strategies for Digital Native Students.” Jurnal Paedagogy: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan 12, no. 3 (2025): 876–84.
Lampropoulos, Georgios, and Kinshuk. “Virtual Reality and Gamification in Education : A Systematic Review.” Educational Technology Research and Development 72, no. 3 (2024): 1691–1785. https://doi.org/10.1007/s11423-024-10351-3.
Lestari, Cendy, Rahma Dini Pratiwi, Dimas Julian Pratama, and Sani Safitri. “Kesenjangan Digital Dan Dampaknya Terhadap Pendidikan.” RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan 3, no. 4 (2025): 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/risoma.v3i4.783.
Malik, Muhammad Umar Ibnu, and Muhammad Labib. “Fact-Checking Dan Literasi Informasi Berbasis Moderasi Beragama: Strategi Deradikalisasi Di Perguruan Tinggi.” Jurnal Penelitian Agama 26, no. 1 (2025): 115–36.
Moelong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2002.
Mongkau, Juan Gabriel, and Richard Daniel Herdi Pangkey. “Kurikulum Merdeka: Memperkuat Keterampilan Abad 21 Untuk Generasi Emas.” Journal on Education 06, no. 04 (2024): 22018–30. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.6323.
Muthohirin, Nafi. “Radikalisme Islam Dan Pergerakannya Di Media Sosial.” Jurnal Afkaruna 11, no. 2 (2015): 240–59. https://doi.org/10.18196/AIIJIS.2015.0050.
N, Fawaidatun R., Moh. Ansori, Miss Ula Qothifatul, and Nur Iftitahul Husniyah. “Pembelajaran Inovatif Berbasis Aplikasi Quizizz Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Anak.” Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 6, no. 2 (2023): 311–320. https://doi.org/https://doi.org/10.54069/attadrib.v6i2.562.
Nareswari, Ardha Zahro, and Hafidz. “Integrasi Teknologi Informasi Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Indonesia; Pendekatan Teori Difusi Inovasi M.Rogers.” IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 1 (2025): 129–37. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i1.437.
Novela, Dina, Ari Suriani, and Sahun Nisa. “Implementasi Pembelajaran Inovatif Melalui Media Digital Di Sekolah Dasar.” Journal of Practice Learning and Educational Development 4, no. 2 (2024): 100–105. https://doi.org/10.58737/jpled.v4i2.283.
Paulsen, Lucas, Susanne Dau, and Jacob Davidsen. “Designing for Collaborative Learning in Immersive Virtual Reality : A Systematic Literature Review.” Journal of Electrical Systems and Information Technology 28, no. 63 (2024): 1–17. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s10055-024-00975-4.
Ridha, Muhammad, and M. Andre Irawan. “Kapitalisme Digital Dan Pendidikan Agama Islam: Telaah Kritis Terhadap Transformasi Nilai Dan Media Pembelajaran Dalam Era Disrupsi Digital.” Tasqif: Journal of Islamic Pedagogy 2, no. 2 (2025): 37–48. https://doi.org/https://doi.org/10.51590/tsqf.v2i2.36.
Rohimai, Ulpaini Roudhotur, Dinda Yolanda, Muslih Hidayat, and Joko Andi Koiruman. “Value-Based Inquiry Learning Approach in Shaping The Morality of The Digital Native Generation.” Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam 14, no. 2 (2025): 341–52.
Solihin, Olih, Yuni Mogot, and Fajar Adi. “The Dynamic of Hoax News in The Digital Era: Implication for Media Credibility and Public Perception.” In Proceedings of the 8th International Conference on Business, Economics, Social Sciences, and Humanities - Humanities and Social Sciences Track (ICOBEST-HSS 2025, 235–45, 2025.
Syahputra, Muhammad Candra. “Jihad Santri Millennial Melawan Radikalisme Di Era Digital: Studi Gerakan Arus Informasi Santri Nusantara Di Media Sosial.” Jurnal Islam Nusantara 4, no. 1 (2020): 69–80. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i1.187.
Syahputra, Muhammad Candra, and Dewi Puspo Rini. “Internalisasi Paham Kesalehan Digital Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam Di Era Cyberculture.” OASIS: Jurnal Ilmiah Kajian Islam 5, no. 1 (2021): 33–41. https://doi.org/10.24235/oasis.v5i2.7859.
Warsi, Lubna Quddus, Ubaidul Rahman, and Haq Nawaz. “Exploring Influence of Technology Distraction on Students ’ Academic Performance.” Human Nature Journal of Social Sciences 5, no. 3 (2024): 317–35. https://doi.org/https://doi.org/10.71016/hnjss/4px7gy84.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Candra Syahputra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
